SURABAYA – Menyikapi perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan, Program Studi S1 Sistem Informasi (SI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Mandiri di SMP Negeri 1 Deket, Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 20 Mei 2026 ini diikuti oleh jajaran guru dan tenaga pendidik setempat dengan penuh antusias.
Kegiatan ini mengusung tema yang sangat strategis dalam dunia pendidikan modern, yaitu “Guru dan Pembelajaran di Era AI: Optimalisasi Teknologi untuk Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal dan Intrapersonal Generasi Muda”.
Berikut adalah rangkaian detail jalannya acara:
1. Sesi Audiensi Formal dan Pembukaan Bersama Pihak Sekolah

Rangkaian acara diawali dengan pertemuan formal serta ramah tamah antara tim Pengmas S1 Sistem Informasi UNAIR dengan Kepala Sekolah beserta manajemen SMPN 1 Deket Lamongan. Sesi ini menjadi ruang diskusi interaktif mengenai tantangan para pendidik dalam menghadapi dinamika siswa di era digital.
Tim Pengmas Mandiri dari FST UNAIR yang diterjunkan dalam kegiatan ini meliputi dosen, staf, dan mahasiswa, antara lain:
- Endah Purwanti, S.Si., M.Kom. (Ketua Pelaksana)
- Barry Nuqoba, S.Si., M.Kom., Ph.D. (Pemateri Utama)
- Dr. Ir. Dyah Herawatie, M.Si. (Anggota)
- Taufik, S.T., M.Kom. (Anggota)
- Yuli Ika Wahyu Utami, SE (Staf/Anggota)
- Moh. Nur Qodim (Staf/Anggota)
- Ahmad Mirza Rafiq Azmi (Mahasiswa/Anggota)
- Vina Nur Aini (Mahasiswa/Anggota)
- Muhammad Raka Falahdzaky Astyard (Mahasiswa/Anggota)
2. Sambutan Hangat dan Prosesi Penyerahan Plakat


Memasuki ruang utama, acara dibuka dengan sambutan penuh motivasi dari pihak Kepala Sekolah SMPN 1 Deket Lamongan. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang luar biasa tinggi kepada FST UNAIR atas kepeduliannya dalam meningkatkan kompetensi digital para guru sekolah menengah, agar mampu memanfaatkan teknologi secara proporsional.
Sambutan dari pihak program studi disampaikan langsung oleh Koordinator Program Studi S1 Sistem Informasi UNAIR, Dr. Eva Hariyanti, S.Si., M.T. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kehadiran AI tidak untuk menggantikan peran bapak dan ibu guru di kelas, melainkan sebagai tools pendukung untuk memperkuat kedekatan personal serta mengoptimalkan karakter emosional siswa. Sebagai simbol komitmen kerja sama akademis yang berkelanjutan, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan plakat penghargaan kepada kepala sekolah.
3. Pemaparan Materi Utama: Optimalisasi Teknologi di Era AI

Sesi inti yang dinantikan diisi dengan pemaparan materi yang komprehensif dan interaktif oleh narasumber utama, Barry Nuqoba, S.Si., M.Kom., Ph.D. Di hadapan para guru, beliau mengupas tuntas implementasi teknologi cerdas dalam kurikulum merdeka.
Fokus pemaparan materi ini menitikberatkan pada dua aspek krusial:
- Kecerdasan Intrapersonal: Bagaimana guru memanfaatkan AI untuk membantu mengenali potensi, karakter, dan metode belajar mandiri yang paling efektif bagi masing-masing siswa.
- Kecerdasan Interpersonal: Strategi menggunakan teknologi sebagai media kolaboratif untuk membangun empati, komunikasi timbal balik, dan kemampuan bersosialisasi generasi muda di dunia nyata dan digital.
Para guru diajak melakukan simulasi langsung dalam menggunakan beberapa platform berbasis AI yang dapat menunjang efisiensi administrasi mengajar tanpa mengurangi kualitas interaksi personal dengan murid.
4. Sesi Foto Bersama dan Penutup
Menandai berakhirnya seluruh rangkaian pengabdian masyarakat mandiri yang sukses ini, agenda ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh tim pengmas FST UNAIR yang kompak mengenakan almamater kebanggaan berwarna kuning berfoto bersama dengan jajaran pimpinan, guru, dan staf SMPN 1 Deket Lamongan.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi para pendidik di Lamongan untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga matang secara emosional dan sosial.