
Program Studi S1 Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik global dan mutu pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan kegiatan Guest Lecture (Kuliah Tamu) internasional. Acara ini sukses digelar pada hari Senin, 7 September 2026, bertempat di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Lantai 4, Ruang GC-4.02, Universitas Airlangga, mulai pukul 11.00 hingga 12.30 WIB. Kegiatan ini menghadirkan narasumber terkemuka dari negeri jiran, yaitu Dr. Norjihan Abdul Ghani, seorang Associate Professor sekaligus mantan Head of the Information Systems Department di Universiti Malaya, Malaysia. Kehadiran beliau memberikan kesempatan emas bagi sivitas akademika UNAIR untuk mendalami isu-isu strategis dan mutakhir di bidang keamanan siber, privasi data, serta penerapan teknologi kriptografi modern di kancah global.
Urgensi Keamanan Data dan Transformasi Transportasi Digital
Di tengah masifnya adopsi teknologi digital dalam berbagai sektor kehidupan, aspek keamanan informasi dan perlindungan privasi pengguna menjadi tantangan yang semakin krusial. Sistem transportasi modern kini tidak lagi sekadar infrastruktur fisik, melainkan telah bertransformasi menjadi ekosistem digital yang sangat bergantung pada pertukaran data secara real-time.
Dalam pemaparannya, Dr. Norjihan menekankan bahwa perkembangan pesat teknologi informasi harus diimbangi dengan perancangan arsitektur keamanan yang kokoh. Tanpa sistem proteksi yang memadai, infrastruktur digital yang cerdas justru rentan terhadap berbagai bentuk ancaman siber, penyadapan data, hingga pelanggaran privasi pengguna yang dapat merugikan banyak pihak. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai teknik kriptografi modern menjadi kompetensi vital yang harus dikuasai oleh calon profesional di bidang sistem informasi.
Kupas Tuntas Topik: Privacy-Preserving IBE-Based Authentication for Intelligent Transportation Systems
Kuliah tamu ini mengeksplorasi secara komprehensif bagaimana solusi kriptografi tingkat lanjut dapat diterapkan untuk menjawab tantangan keamanan di sektor transportasi modern. Berikut adalah penjabaran mendalam dari materi yang dibahas:
- Penerapan Identity-Based Encryption (IBE): Sesi ini mengupas secara teknis pemanfaatan mekanisme enkripsi berbasis identitas. Teknologi ini memungkinkan proses verifikasi dan pertukaran data yang sangat aman tanpa harus mengorbankan kerahasiaan identitas maupun data pribadi pengguna (privacy-preserving).
- Integrasi pada Intelligent Transportation Systems (ITS): Pembahasan difokuskan pada bagaimana infrastruktur transportasi cerdas—yang menghubungkan kendaraan, pusat data, dan fasilitas publik secara terintegrasi—membutuhkan lapisan pengamanan yang tangguh guna melindungi integritas jalur komunikasi dari intervensi pihak luar.
- Perlindungan Data dan Privasi Komunikasi: Melalui studi kasus dan pemaparan teoretis, peserta diajak memahami bagaimana penerapan teknologi keamanan berperan krusial dalam menjaga kerahasiaan, keaslian, serta ketersediaan data di dalam ekosistem transportasi cerdas yang terdesentralisasi.
Relevansi dengan Kompetensi Mahasiswa S1 Sistem Informasi
Penyelenggaraan kuliah tamu internasional ini memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan pengembangan kompetensi mahasiswa Program Studi S1 Sistem Informasi FST UNAIR. Di era di mana sistem berbasis data dan smart city berkembang pesat, lulusan Sistem Informasi dituntut tidak hanya mampu merancang dan mengelola sistem, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi (security awareness) terhadap aspek keamanan dan privasi data.
Melalui wawasan langsung dari pakar internasional Universiti Malaya ini, mahasiswa diharapkan mampu memperluas sudut pandang analitis mereka, mengaitkan teori akademik dengan implementasi industri global, serta terinspirasi untuk mengeksplorasi topik-topik riset inovatif di bidang keamanan siber dan sistem informasi cerdas.
Penyelenggaraan kuliah tamu internasional ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Program Studi S1 Sistem Informasi UNAIR untuk terus mencetak lulusan yang adaptif, berwawasan global, kompeten di bidang teknologi mutakhir, serta siap menjawab tantangan dunia industri masa depan.



