Departemen Matematika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menyelenggarakan The 4th International Conference on Mathematics, Computational Sciences, and Statistics (ICoMCoS) 2026 pada 1–2 September 2026. Mengusung tema “Integrating Mathematics, Statistics, Computer Science and its Application for Sustainable Development Goals (SDGs)”, konferensi ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan peserta dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian serta membangun kolaborasi lintas disiplin.
Diselenggarakan secara hybrid, ICoMCoS 2026 melibatkan Faculty of Computer and Mathematical Sciences, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Johor Branch, Pasir Gudang Campus, Malaysia dan Faculty of Data Science and Information Technology, INTI International University, Malaysia sebagai co-host. Keterlibatan kedua institusi tersebut memperluas jejaring akademik internasional sekaligus mempertemukan berbagai perspektif dalam matematika, statistik, ilmu komputasi, data science, informatika, dan Sistem Informasi.
Mempertemukan Riset dari Berbagai Bidang

ICoMCoS 2026 menghadirkan akademisi dan peneliti dari berbagai negara sebagai keynote speaker dan invited speaker. Empat keynote speaker berasal dari University of Kansas, University of Johannesburg, University of Western Australia, dan UiTM Perlis Branch.
Selain itu, sejumlah invited speaker dari berbagai institusi turut memberikan perspektif dalam bidang matematika, statistik, komputasi, data science, dan informatika. Salah satunya adalah Barry Nuqoba, Ph.D. dari Program Studi Sistem Informasi Universitas Airlangga.
Berbagai bidang penelitian dibahas dalam konferensi, meliputi Analysis and Geometry, Algebra and Combinatorics, Applied Mathematics, Statistics, Data Sciences, Computational Sciences, Informatics, dan Actuarial Sciences. Keragaman tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pendekatan dari berbagai disiplin dalam pengembangan penelitian dan solusi berbasis teknologi.
Data dan Artificial Intelligence dalam Rangkaian Kegiatan

Selain sesi konferensi, ICoMCoS 2026 juga menghadirkan workshop yang membahas perkembangan teknologi dan penerapannya dalam penelitian. Salah satu workshop mengangkat tema “Data Analytics with Artificial Intelligence: Challenge and Opportunity as Impactful Solution” yang membahas peluang dan tantangan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam analisis data.
Workshop lainnya mengangkat tema “Data-Driven Dynamic Modeling: Spatial, Temporal, and Approximation Perspectives”. Pembahasan mengenai data analytics, Artificial Intelligence, dan pemodelan berbasis data menunjukkan keterkaitan antara perkembangan teknologi dengan berbagai bidang keilmuan yang menjadi fokus ICoMCoS.
Sistem Informasi dalam Kolaborasi ICoMCoS

Sebagai salah satu program studi di bawah Departemen Matematika FST UNAIR, Program Studi Sistem Informasi turut mengambil bagian dalam penyelenggaraan ICoMCoS 2026. Nania Nuzulita, S.Kom., M.Kom. berperan sebagai koordinator acara dalam pelaksanaan konferensi.
Keterlibatan Sistem Informasi juga terlihat melalui partisipasi dalam kegiatan ilmiah dan capaian penghargaan. Dr. Indra Kharisma Raharjana, S.Kom., M.T. bersama Muhammad Faishal Islahuddin Fikri, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, berhasil meraih penghargaan Best Paper.
Sementara itu, Rionaldus Sampe Bangun memperoleh penghargaan Best Presenter. Kedua capaian tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap kontribusi penelitian dan kemampuan peserta dalam mempresentasikan hasil riset pada forum internasional.
Mendorong Kolaborasi Lintas Disiplin

ICoMCoS 2026 menunjukkan pentingnya kolaborasi antara matematika, statistik, data science, ilmu komputasi, dan Sistem Informasi dalam pengembangan riset. Pertemuan berbagai bidang tersebut membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan dan pengembangan penelitian yang dapat menjawab kebutuhan di berbagai sektor.
Bagi Program Studi Sistem Informasi, keterlibatan dalam ICoMCoS 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan mendorong kolaborasi penelitian berbasis data dan teknologi. Melalui forum internasional ini, kontribusi Sistem Informasi dapat berkembang tidak hanya dalam ranah teknologi, tetapi juga melalui keterhubungannya dengan berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pencapaian SDGs.